Universitas Bina Taruna Gorontalo Jadi 1 dari 34 Perguruan Tinggi Se-Indonesia dalam Eksternal Benchmarking Penjaminan Mutu di SEVIMA Surabaya

Oleh: LPM UNBITA | Tanggal: 27/06/2026 | dibaca 71 kali


Surabaya, 18 September 2025 – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengikuti kegiatan Eksternal Benchmarking Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di Kantor SEVIMA HQ, Surabaya, pada tanggal 17–18 September 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNBITA dalam memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) serta meningkatkan daya saing institusi melalui penguatan tata kelola mutu yang berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, UNBITA menjadi salah satu dari 34 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti rangkaian pembelajaran, diskusi, dan berbagi praktik baik (best practices) terkait pengelolaan mutu pendidikan tinggi.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh berbagai materi strategis yang berfokus pada penguatan budaya mutu perguruan tinggi, implementasi SPMI, penerapan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), serta pengembangan tata kelola perguruan tinggi berbasis transformasi digital.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional yang memiliki pengalaman di bidang sistem informasi dan penjaminan mutu pendidikan tinggi, yaitu Assoc. Prof. Wahyudi Agustiono, Ph.D., Pimpinan Asosiasi Sistem Informasi Indonesia (AISINDO) dan Dosen Universitas Trunojoyo Madura, serta Dr. Tita Karlita, S.Kom., M.Kom., dari Satuan Penjaminan Mutu Bagian Akreditasi Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Dalam sesi pemaparan materi, Assoc. Prof. Wahyudi Agustiono, Ph.D. menekankan pentingnya membangun budaya mutu yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan institusi secara berkelanjutan. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi, inovasi, dan dukungan teknologi menjadi faktor penting dalam mendukung implementasi penjaminan mutu di perguruan tinggi. Dalam konteks tersebut, disampaikan bahwa SEVIMA terus berkomitmen hadir sebagai mitra perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) agar proses pengelolaan mutu dapat berjalan secara efektif, terukur, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan tinggi.

Sementara itu, Dr. Tita Karlita, S.Kom., M.Kom. menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu memiliki sistem penjaminan mutu yang kuat sebagai fondasi peningkatan kualitas institusi. Menurut beliau, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan institusi dalam menjaga konsistensi pelaksanaan siklus mutu. Implementasi PPEPP yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan budaya mutu yang mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan serta memperkuat daya saing perguruan tinggi.

Keikutsertaan UNBITA dalam kegiatan Eksternal Benchmarking ini menjadi bentuk komitmen universitas untuk terus belajar, beradaptasi, dan melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan sistem penjaminan mutu di lingkungan Universitas Bina Taruna Gorontalo sehingga semakin memperkuat kualitas tata kelola institusi dan mewujudkan semangat “Mutu Terjaga, UNBITA Berdaya Saing.”

Baca juga: