UNBITA Tampilkan Inovasi Pendidikan dan Dukung UMKM di Expo Pendidikan dan Techno 2025

Oleh: Humas UNBITA | Tanggal: 08/02/2025 | dibaca 366 kali


Manado, 8 Februari 2025 – Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo turut berpartisipasi dalam Expo Pendidikan and Techno 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI di Manado Town Square 3, Kota Manado, pada 6-8 Februari 2025. Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi perguruan tinggi untuk memperkenalkan inovasi dan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi serta penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., dalam wawancaranya menegaskan bahwa partisipasi UNBITA dalam Expo ini merupakan bentuk komitmen dalam menghadapi tantangan transformasi digital di sektor pendidikan tinggi sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis UMKM lokal.

“Expo Pendidikan dan Techno 2025 adalah platform penting bagi perguruan tinggi untuk memamerkan inovasi dan menunjukkan kesiapan dalam era digital. UNBITA hadir dengan berbagai program unggulan yang mengedepankan integrasi teknologi dalam pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kami juga menggandeng produk UMKM lokal, termasuk makanan dan camilan khas Gorontalo, serta produk kreatif berbasis kain sulaman Karawo recycle dan eco-printing. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui pendidikan dan inovasi,” ujar Dr. Ellys Rachman.

Dalam Expo ini, UNBITA menampilkan berbagai inovasi, termasuk sistem pembelajaran berbasis hybrid-learning, platform e-learning interaktif, serta program penelitian berbasis teknologi. Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan adalah Sistem Akademik Terpadu (SIAT), yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi akademik dan mempercepat akses layanan bagi mahasiswa serta tenaga pendidik.

“Kami terus berupaya mengembangkan sistem akademik yang adaptif dan berbasis teknologi. Implementasi SIAT UNBITA adalah langkah konkret kami dalam meningkatkan layanan pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Ini adalah bagian dari strategi digitalisasi kampus yang telah kami rancang untuk memastikan UNBITA tetap relevan di era Revolusi Industri 4.0,” tambahnya.

Selain itu, UNBITA juga mempromosikan Desa Wisata Binaan, Oluhuta Paradise, yang menjadi model pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Gorontalo. Desa ini menawarkan pengalaman ekowisata yang mengedepankan kearifan lokal serta produk-produk kreatif masyarakat setempat yang telah mendapatkan pendampingan dari akademisi UNBITA.

“Keberadaan Oluhuta Paradise sebagai desa wisata binaan UNBITA merupakan bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berkutat pada akademik, tetapi juga berperan dalam membangun masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan bagi masyarakat setempat, baik dalam pengelolaan wisata, penguatan ekonomi kreatif, maupun pemberdayaan sumber daya lokal agar mereka semakin mandiri dan berdaya saing,” tegas Dr. Ellys.

Menurut Ellys Expo Pendidikan dan Techno 2025 juga menjadi ajang bagi UNBITA untuk memperkenalkan berbagai prestasi dan inovasi yang telah dicapai. Partisipasi UNBITA dalam Expo ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan akademik dan pengabdian kepada masyarakat melalui pendekatan berbasis teknologi.

“Kami berharap bahwa keikutsertaan UNBITA dalam Expo ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kami percaya bahwa pendidikan yang berkualitas dan berbasis digital akan menjadi pilar utama dalam membangun masa depan yang lebih baik,” jelas Dr. Ellys.

Selain memamerkan inovasi dan produk kreatif, UNBITA juga menyoroti berbagai prestasi mahasiswa dalam bidang akademik dan non-akademik. Prestasi ini mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang terus ditingkatkan oleh UNBITA dalam berbagai program studi.

“Keunggulan setiap program studi di UNBITA adalah hasil dari proses pendidikan yang terstruktur dan berbasis pada pengembangan keterampilan serta wawasan industri atau dunia kerja. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berprestasi di berbagai bidang,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Dr. Ellys Rachman menyampaikan harapan agar Expo Pendidikan dan Techno 2025 dapat menjadi pemicu semangat inovasi bagi seluruh perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI XVI. Ia juga menegaskan bahwa UNBITA akan terus berupaya untuk menjadi institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kami akan terus mendorong inovasi, meningkatkan kualitas SDM, dan memperkuat kolaborasi demi menghadirkan pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan perkembangan global. Expo ini membuktikan bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap perguruan tinggi untuk maju dan bersaing secara global,” pungkasnya.

Baca juga: