Perkuat Budaya Mutu, LPM UNBITA Lakukan Monitoring dan Evaluasi di Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik

Oleh: LPM UNBITA | Tanggal: 26/06/2026 | dibaca 65 kali


Gorontalo, 10 Februari 2026 – Dalam rangka memastikan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan secara optimal, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKSP) pada Selasa, 10 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu, Ali Rusman, M.Pd., ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan standar mutu akademik dan non-akademik di lingkungan program studi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, peninjauan administrasi akademik, serta diskusi bersama pengelola program studi terkait berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, tim LPM melakukan penilaian terhadap kelengkapan dokumen mutu, implementasi standar pendidikan, pengelolaan data akademik, serta kesiapan program studi dalam mendukung peningkatan kualitas dan akreditasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memberikan masukan dan rekomendasi perbaikan yang dapat mendukung pengembangan Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik ke depan.

Ketua Program Studi D4 Manajemen Keuangan Sektor Publik, Fitria Akibun, SE., M.Si., menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh LPM UNBITA. Menurutnya, kegiatan ini memberikan gambaran yang jelas mengenai capaian program studi sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik.

“Kegiatan monitoring dan evaluasi ini sangat bermanfaat bagi program studi dalam memastikan seluruh standar mutu telah dilaksanakan dengan baik. Masukan dari tim LPM menjadi bahan penting bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Kepala LPM UNBITA, Ali Rusman, M.Pd., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari siklus penjaminan mutu yang bertujuan membangun budaya mutu di lingkungan universitas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program studi tidak hanya memenuhi standar yang telah ditetapkan, tetapi juga terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Budaya mutu harus menjadi bagian dari setiap aktivitas akademik,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana konstruktif dan kolaboratif. Tim LPM dan pengelola program studi bersama-sama mengidentifikasi berbagai potensi penguatan mutu yang dapat dilakukan, baik dalam aspek tata kelola, dokumentasi, maupun pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi ini, Universitas Bina Taruna Gorontalo terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, akuntabel, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat “Mutu Terjaga, UNBITA Berdaya Saing.”

Baca juga: