LPM UNBITA Selenggarakan Workshop Pendampingan Penguatan SPMI Secara Virtual untuk Penguatan Budaya Mutu

Oleh: LPM UNBITA | Tanggal: 03/02/2026 | dibaca 189 kali


Gorontalo – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) menyelenggarakan Workshop Pendampingan Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada Selasa, 3 Februari 2026, yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan langkah strategis LPM UNBITA dalam mendorong dan memperkuat budaya mutu di lingkungan Universitas Bina Taruna Gorontalo.

Workshop ini diikuti oleh seluruh unsur yang terlibat dalam penjaminan mutu internal, meliputi LPM, UPM, dan GKM, serta dihadiri oleh Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II, seluruh Dekan, dan Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan Universitas Bina Taruna Gorontalo.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Clara N. M. Rotinsulu, SE., MM, Faswil SPMI LLDIKTI, yang memberikan pendampingan dan penguatan pemahaman terkait implementasi SPMI sebagai sistem yang harus dijalankan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan oleh seluruh unit kerja perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Dr. Clara menegaskan bahwa SPMI merupakan instrumen penting dalam membangun budaya mutu. Ia menyampaikan bahwa mutu perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi oleh keterlibatan aktif dan komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjalankan sistem penjaminan mutu secara berkesinambungan.

“Budaya mutu akan terbentuk ketika seluruh unsur perguruan tinggi, mulai dari pimpinan hingga unit pelaksana, memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap mutu. SPMI harus menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari dan terinternalisasi dalam setiap aktivitas akademik maupun nonakademik,” ungkap Dr. Clara.

Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan workshop ini menunjukkan komitmen pimpinan universitas dalam mendukung penguatan budaya mutu. Ia menekankan bahwa SPMI harus dijalankan secara kolaboratif oleh seluruh unit kerja agar budaya mutu dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

Melalui workshop pendampingan yang dilaksanakan secara virtual ini, diharapkan seluruh unit di lingkungan Universitas Bina Taruna Gorontalo memiliki kesamaan persepsi dan komitmen dalam menjalankan SPMI, sehingga budaya mutu dapat terbangun secara kuat dan konsisten dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Baca juga: